-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BP2 Tipikor Memandang Ada Kejanggalan Dana Bos di SMPN 2 Sedomulyo LamSel di Pertanyakan

Saturday, April 23, 2022 | 3:05 PM WIB Last Updated 2022-04-23T08:05:33Z
iklan

 

BP2 Tipikor Memandang Ada Kejanggalan Dana Bos di SMPN 2 Sedomulyo LamSel di Pertanyakan


Sedomulyo - comunitynews  - Badan pemantau dan pencegahan Tindak Pidana korupsi (BP2 Tipikor) mempertanyakan Dana Bos Sarana prasarana sekolah SMPN 02 Sedomulyo kecamatan Sedomulyo kabupaten Lampung Selatan, BP2 Tipikor LAi kemana realisasi nya Dana Bos selama ini BP2 Tipikor Sabtu (23/4/2022).


Lanjut nya Prihatin benar-benar prihatin, kembali lagi dunia pengajaran yang jadi perhatian khalayak dan jadi pasilitas belajar mengajar sekarang harus pupus usang dimakan usia. Karena kurangnya perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah dan kemanakah larinya Anggaran dari Pemerintah


Sorotan citra buruk di dunia pendidikan sekarang ini mulai kelihatan, tetapi pada beberapa titik saja. Langkah diduga oknum melakukan korupsi dan gunting - gunting anggaran kucuran dari beragam kucuran bujet Anggaran pemerintah pusat kali di pertanyakan.



Satu diantaranya dalam pengendalian bujet anggaran Dana BOS. Pembuktiannya ialah bukti kelihatan terang sangat jelas di sekolah, bila pemakaian bujet anggaran tidak tepat sasaran atau memanglah tidak di terapkan pada semestinya.







Pikirkan, bila kondisi sekolah terlihat remuk (jorok), tidak terurus dan kelihatan jelas dari beberapa sudut. Dimulai dari halaman sekolah, cat tembok ruangan kelas terkelupas, dan beberapa kaca pecah. Hingga memunculkan pertanyaan  keraguan, ke mana dana bantuan Dana BOS dari pemerintah tersebut?


Ada dugaan praktik korupsi pada pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditenggarai dilakukan oleh pihak sekolahan. Pasalnya, ditemukannya berbagai kejanggalan terkait ketidak sesuaian dengan petunjuk teknis pelaksanaan dana BOS. Misalkan, transparansi anggaran yang tidak dipajang disekolahan dan diketahui oleh publik.


Sudah beberapa tahun ini memang sekolahan ini tidak ada perawatan, patauan awak media terlihat seperti plafon ruang kelas , cat dinding sekolahan, ruang perpustakaan tidak terawat,”


Hal itu di pertegas salah satu Orang tua wali Murid inisial X  juga keluhkan bangunan ketidak layakan gedung sekolah serta terbebani di pinta pembayaran setiap tahun pelajaran. 


" Tidak layak bang kalau dilihat dari bangunan sekolah,padahal setiap tahun pelajaran kami wali murid lakukan pembayaran", ucap x saat di mintai tanggapnya.


Dari pantauan awak media aliansi terlihat jelas kondisi sekolah dari plafon sudah rusak dan beberapa sudut ruangan sekolah tak tersentuh oleh biaya perawatan sekolah, pertanyaan BP2 Tipikor Lembaga Aliansi Indonesia wajar bertanya kemana realisasi Dana Bos dari Tahun 2020 sampai 2022.


Berita ini masih asas praduga tak bersalah masih proses klarifikasi.


(Roni)

×
Berita Terbaru Update