Idul Adha Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik

Misteri di Balik Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik: Apakah Boleh Berhubungan Intim?

comunitynews
1:19 AM
0 Comments
Home
Idul Adha
Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik
Misteri di Balik Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik: Apakah Boleh Berhubungan Intim?

 

Misteri di Balik Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik: Apakah Boleh Berhubungan Intim?
Misteri di Balik Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik: Apakah Boleh Berhubungan Intim?

Malam Takbiran Idul Adha dan Hari Tasyrik - comunitynews - Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat mendekati malam takbiran Idul Adha dan hari Tasyrik, banyak pertanyaan muncul tentang hukum berhubungan badan suami istri pada momen-momen tersebut. Bagaimana sebenarnya pandangan Islam terkait hal ini? Mari kita gali lebih dalam.


Tradisi dan keyakinan yang berkembang di masyarakat seringkali memicu pertanyaan-pertanyaan tentang boleh tidaknya berhubungan suami istri pada malam hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik. Namun, apakah keyakinan tersebut memiliki dasar yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam?


Sebuah video yang berjudul "Hukum Berhubungan Suami Istri di Hari Raya - Buya Yahya Menjawab" yang diunggah di YouTube oleh Al-Bahjah TV, menghadirkan penjelasan dari Buya Yahya mengenai hukum berhubungan suami istri pada hari raya.


Dalam video tersebut, Buya Yahya menjelaskan bahwa memang terdapat keyakinan di kalangan masyarakat yang beranggapan bahwa berhubungan suami istri tidak diperbolehkan pada beberapa hari tertentu.


"Terdapat keyakinan-keyakinan yang aneh, seperti orang-orang yang mengatakan bahwa pada tanggal 1 Muharam atau tanggal 10 Muharam tidak boleh berhubungan suami istri, bahkan pada hari raya Idul Adha juga dianggap tidak boleh. Namun, darimana asal ilmu-ilmu semacam itu, saya tidak tahu," ungkap Buya Yahya dengan tegas.


Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada hari raya, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha, berhubungan suami istri diperbolehkan.


"Hal tersebut boleh dilakukan, karena itu adalah hari yang dinyatakan halal," tegas Buya Yahya.


"Selain itu, pada hari raya Anda tidak diwajibkan untuk berpuasa. Anda bisa berbuka dengan berbagai cara, termasuk melakukan hubungan suami istri. Pada hari Tasyrik dan hari raya Idul Adha, meskipun berpuasa tidak dianjurkan, tetapi berhubungan suami istri tetap diperbolehkan. Jadi, silakan melakukannya," tambahnya.


Di video lain yang diunggah oleh Yufid TV dengan judul "Hukum Hubungan Intim Malam Hari Raya," Syekh Muhamad Munajed menjelaskan bahwa hukum berhubungan suami istri pada Hari Raya adalah mubah atau diperbolehkan.


Video tersebut mengungkapkan bahwa hanya ada tiga situasi di mana berhubungan suami istri dilarang, yaitu saat siang hari Ramadan (bagi yang wajib berpuasa), saat berihram dalam menjalankan ibadah haji atau umrah, dan saat istri sedang dalam keadaan haid atau nifas.


"Adapun larangan berhubungan intim hanya berlaku saat siang hari dalam bulan Ramadan bagi yang wajib berpuasa, saat berih


ram dalam melaksanakan ibadah haji atau umrah, serta saat istri sedang mengalami menstruasi atau nifas," jelas narator dalam video tersebut.


Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hukum berhubungan intim suami istri pada malam takbiran Idul Adha dan hari Tasyrik adalah diperbolehkan.


Tidak ada dosa yang melekat jika suami istri memutuskan untuk melakukan hubungan intim pada malam tersebut.


Bahkan, tindakan tersebut dapat dijadikan sebagai ibadah jika dilakukan dengan mematuhi ajaran syariat Islam yang berlaku. Dalam konteks ini, penting untuk mencari pemahaman yang benar dan mematuhi prinsip-prinsip agama yang mengatur kehidupan rumah tangga.


Ikuti kami di Google News 

Blog authors