Formula PCE internet

Mengurangi Adiksi Internet pada Remaja dengan Formula PCE

comunitynews
1:41 PM
0 Comments
Home
Formula PCE
internet
Mengurangi Adiksi Internet pada Remaja dengan Formula PCE

  Formula PCE

Formula PCE
Mengurangi Adiksi Internet pada Remaja dengan Formula PCE/Foto;aptika.kominfo

Formula PCE - comunitynews -  Adiksi internet pada remaja menjadi perhatian serius dalam era digital saat ini. Menurut riset yang dilakukan oleh FKUI, sebanyak 19,3% remaja di Indonesia mengalami adiksi internet. Dampaknya, remaja sulit berinteraksi secara langsung dengan teman sebayanya. Namun, ada solusi yang disebut Formula Play, Connect, dan Explore (PCE) yang dapat membantu mengurangi adiksi tersebut. PCE merupakan pendekatan yang efektif untuk mengatasi masalah adiksi internet pada remaja.

 Mengenal Formula PCE


Formula PCE, yang juga dikenal sebagai Formula Play, Connect, dan Explore, merupakan cara yang efektif untuk mengurangi adiksi internet pada remaja. Hal ini diungkapkan oleh Dewan Pengarah Siberkreasi, Diena Haryana, dalam acara Pekan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika).

 Mengapa Formula PCE Efektif?


Dalam usia anak-anak dan remaja, saat mereka sedang dalam masa eksplorasi, Formula PCE dapat memberikan manfaat yang signifikan. Eksplorasi tidak selalu harus dilakukan di tempat-tempat yang jauh. Orang tua dapat mengajarkan anak-anak untuk bermain, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan hal-hal yang ada di sekitar mereka, seperti di rumah.

 Screen Time, Screen Break, dan Screen Zone


Selain Formula PCE, terdapat juga konsep-konsep lain yang dapat membantu mengurangi adiksi internet, yaitu screen time, screen break, dan screen zone. Orang tua dapat memberikan batasan waktu yang disebut screen time, yang menentukan berapa lama anak dapat menggunakan perangkat elektronik setiap harinya. Sebagai contoh, untuk anak usia 13 hingga 15 tahun, batasan waktu yang disarankan adalah tiga jam dalam sehari. Hal ini penting agar anak memiliki waktu yang cukup untuk pengembangan diri di luar dunia digital.

Selain itu, screen break juga merupakan hal yang perlu diperhatikan. Memberikan jeda setiap 20 hingga 30 menit saat anak menggunakan gawai adalah cara efektif untuk mengurangi adiksi internet. Dengan memberikan waktu istirahat yang cukup, anak akan lebih menyadari lingkungan sekitarnya dan dapat mengurangi ketergantungan pada gawai.

Peran orang tua juga sangat penting dalam memberlakukan screen zone. Dengan menetapkan aturan tentang tempat dan waktu penggunaan gawai, orang tua dapat mengontrol adiksi internet pada anak-anak mereka.

 Pentingnya Peran Orang Tua


Diena Haryana, pendiri Yayasan Sejiwa, menyebutkan bahwa adiksi terhadap internet juga dapat menyebabkan remaja sulit berkomunikasi secara efektif. Oleh karena itu, peran orang tua sangatlah penting dalam melatih anak-anak untuk mengelaborasi pendapat dan mengungkapkan perasaan mereka. Orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial dan memotivasi anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan di dunia nyata.

 Harapan Peningkatan Literasi Digital di Kota Balikpapan


Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan harapannya terhadap generasi milenial di Kota Balikpapan. Generasi milenial memiliki potensi dalam penguasaan teknologi, dan diharapkan dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi digital di kota tersebut. Pemerintah Kota Balikpapan juga mendukung penuh Pekan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Ditjen Aptika. Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam hal literasi digital.

 Upaya Meningkatkan Literasi Digital di Indonesia


Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan, mengungkapkan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan literasi digital. Menurut indeks literasi digital, Indonesia berada dalam kategori sedang dengan skor 3,54 dalam skala 4. Oleh karena itu, melalui kegiatan-kegiatan seperti Pekan Literasi Digital, diharapkan dapat membantu meningkatkan indeks literasi digital di masa depan.

 Kolaborasi dalam Meningkatkan Literasi Digital


Pengembangan literasi digital tidak dapat dilakukan secara terpisah. Diperlukan kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencapai hasil yang maksimal. Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan literasi digital layak mendapatkan apresiasi atas partisipasinya. Program literasi digital saat ini telah menjangkau 514 Kota/Kabupaten di 34 provinsi di Indonesia. Melalui kolaborasi dan dukungan semua pihak, harapan terciptanya masyarakat yang cakap digital di Indonesia semakin nyata.

### Kesimpulan

Formula PCE (Play, Connect, dan Explore) menjadi solusi yang efektif dalam mengurangi adiksi internet pada remaja. Dalam menghadapi tantangan literasi digital, peran orang tua dan kolaborasi antarpihak sangatlah penting. Diharapkan melalui upaya bersama, literasi digital di Indonesia semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat meraih manfaat positif dari perkembangan teknologi yang ada. Selain itu, kesadaran akan pentingnya penggunaan yang bijak dan seimbang terhadap teknologi juga menjadi kunci untuk mengatasi adiksi internet pada generasi muda.

Ikuti berita menarik lainya di Google News

Blog authors