-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapal Tenggelam : HNSI Berhasil Evakuasi Kapal KM Sapto di Perairan Mauk Ketapang Tangerang

Thursday, June 23, 2022 | 1:13 AM WIB Last Updated 2022-06-22T18:13:06Z
iklan

 

Kapal Tenggelam : HNSI Berhasil Evakuasi Kapal KM Sapto di Perairan Mauk Ketapang Tangerang
Ilustrasi: Kapal Tenggelam : HNSI Berhasil Evakuasi Kapal KM Sapto di Perairan Mauk Ketapang Tangerang 

Kapal Tenggelam - comunitynews - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) sukses selamatkan kapal nelayan KM Septo Jaya yang tenggelam diperairan laut Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. Penyelamatan kapal tenggelam itu dipegang langsung oleh Ketua HNSI Kabupaten Tangerang H. Abudin dan Ketua HNSI Kecamatan Kronjo Imam Budiman bersama anggota HNSI dan ditolong oleh Nelayan di tempat.


Ketua HNSI Kecamatan Kronjo Imam Budiman mengutarakan, demikian dianya mendapatkan berita tenggelamnya kapal nelayan KM Sapto Jaya, pada Selasa 21 Juni 2022, Dia dan anggota HNSI langsung mengevaluasi di titik lokasi tenggelamnya kapal. Selanjutnya dilaksanakan rencana penyelamatan kapal, tetapi karena waktu itu telah sore dan ombaknya terlampau besar karena itu penyelamatan baru dapat dilaksanakan besok paginya pada Rabu (22/06/2022).


"Demikian mendapatkan berita ada kapal nelayan yang tenggelam diperairan Ketapang Mauk, saya segera kerahkan anggota HNSI ke lokasi. Tetapi karena ombaknya terlampau besar, untuk penyelamatan kapal mau tak mau menanti sampai esok pagi," bebernya.


Imam Budiman menambah jika kapal nelayan itu sukses dievakuasi kedaratan, tetapi jala nelayan yang berada di dalam kapal itu lenyap. Peluang lenyapnya jala itu karena terikut ombak. Akan tetapi, yang paling penting ke-2  awak kapal yang tenggelam itu yakni Suryadi sebagai Nahkoda dan Jarkasih sebagai ABK pada keadaan selamat.


Di tempat yang serupa Ketua HNSI Kabupaten Tangerang H. Abudin menjelaskan beberapa anggota HNSI menyelam di dalam laut untuk mengevakuasi tubuh Kapal yang tenggelam memakai alat seadanya.


"Anggota Kami menyelam di dalam laut memakai compressor dan jerigen air untuk lakukan pelepasan mesin kapal. Sesudah lepas mesinnya, baru kapal dapat terangkut ke atas air. Seterusnya kapal itu bisa diambil dengan memakai kapal yang lain ke arah perairan sungai Cipasilian Desa Pagedangan Ilir Kecamatan Kronjo," jelasnya.

×
Berita Terbaru Update