Home
Nasional
ormas
ormas meminta jatah lahan parkir
Tanah Abang
Video Tawuran Ormas Di Tanah Abang Viral Di Media Sosial Akibat Pembagian Lapak
Comunitynews.com - Tanah Abang -  Dua barisan organisasi masyarakat terjebak benturan di Lokasi Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepala Bagian Organisasi Ikatan Keluarga Besar Tenabang (IKBT) Aden Heri Sumantri yang disebut salah satunya masyarakat di tempat tawuran membetulkan bentrokan berlangsung antara dua organisasi masyarakat.

Video Tawuran Ormas  Di Tanah Abang Viral Di Media Sosial Akibat Pembagian Lapak

Aden menjelaskan tempat tawuran antar dua organisasi masyarakat itu ada di Jembatan Bongkaran yang disebut tepian daerah di antara Jakarta Pusat serta Jakarta Barat.


"Ya itu dari organisasi masyarakat Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten sama pengelola Pasar Tasik," kata Aden dikutip Di antara, Jumat (25/10).


Aden menyangka pertikaian dua organisasi masyarakat itu sebab pembagian lapak dagangan. Ia merekomendasikan dua barisan organisasi masyarakat itu untuk mengakhiri permasalahan itu dengan musyawarah.


"Sebabnya sich ya itu masalah tempat dagang. Masalah perut kan, IKBT menarik diri dari perselisihan mereka ya. Kita telah anjurkan lebih baik dibahas saja. Jika ingin musyawarah itu kan harus dengan kepala dingin kondisi aman. Ditambah lagi bicara masalah mata pencaharian kan," tutur Aden.


Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo mengatakan faksinya sudah sukses mengatasi tawuran yang berlangsung di lokasi Tanah Abang Jakarta Pusat. Sekarang keadaan di tempat telah makin lama makin aman. Tawuran antar dua barisan ormas itu berlangsung pada jam 16.45 WIB.


"Peristiwanya barusan sore serta sekarang di tempat telah aman," kata Susatyo.


Susatyo menjelaskan sampai sekarang faksi kepolisian masih lakukan penyidikan atas pemicunya. Faksinya lakukan pengaturan dengan Polres Metro Jakarta Barat, sebab tempat tawuran adalah tepian daerah hukum.


"(Ini tempatnya) tepian, jadi (penyebab dan adakah ditangkap ataukah tidak sedang di lidik) Polres Jakbar," tutur Susatyo.


Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman menjelaskan, tawuran ini mengakibatkan dua korban cedera atas nama Triyarso serta Kliwon Sunaryo. Ke-2 korban dibawa ke RS Tarakan.


Ia menjelaskan, insiden berawal saat 3 anggota BPPKB yakni Fikri, Isyam serta Encam sedang ada di kantor DPC BPPKB dikunjungi belasan orang pria tidak diketahui. Dua pria itu bawa sajam serta langsung mengakibatkan kerusakan tempat DPC BPPKB.


3 Anggota BPPKB itu selanjutnya memberikan laporan insiden perusakan itu pada teman-temannya yang tengah ada di Polsek Tanah Abang. Selanjutnya, massa BPPKB mendatangi tempat serta berlangsung benturan.


Awalnya, pada Jumat sore lewat sosial media warga diinfokan untuk menghindarkan lokasi Pasar Tanahabang sebab berlangsung tawuran antar dua barisan massa.


Salah satunya upload yang viral dalam sekian waktu itu datang dari account instagram @infojkt24.


Dalam video itu terdengar suara klakson yang bersahut- sahutan jadi bentuk kekecewaan beberapa pengemudi pada tindakan yang mengakibatkan kemacetan.


Dari info di media telivisi pemicu adalah dendam pribadi bukan masalah lahan.

Blog authors