-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berita Duka Putra Buya Arrazi Hasyim Tuban dikabarkan Tertembak

Wednesday, June 22, 2022 | 11:53 PM WIB Last Updated 2022-06-22T17:08:22Z
iklan

 

Buya Arrazi Hasyim Tuban

Buya Arrazi Hasyim Tuban - comunitynews-  Anak ke-2 dari ulama Tuban, Jawa Timur, KH Arrazy Hasyim wafat tertembak pistol punya ajudan individu. Kejadian ironis itu terjadi di Dusun Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu (22/6/2022).


Kapolres Tuban, AKBP Darman menjelaskan, kejadian yang mengakibatkan korban jiwa anak balita dari Buya Arrazy Hasyim diindikasi elemen kelengahan.


"Ini hari terjadi kelengahan hingga menyebabkan kecelakaan yang menyebabkan seorang anak lelaki putra salah satunya ulama wafat. Kecelakaan itu diindikasi karena ada letusan senjata api," ucapnya mencuplik dari dan beberpa sumber 


Situasi duka menyelilmputi rumah mertua Buya Arrazy Hasyim, di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Beberapa tetangga bergabung untuk acara penyemayaman.


"Ini anaknya Ustadz Buya Arrazy Hasyim wafat. Ucapnya terkena tembak pistol," tutur salah salah satunya masyarakat.


Dari pembicaraan masyarakat, kejadian yang menerpa anak Buya Arrazy terjadi sekitaran jam 11.30 WIB. Waktu itu, balita itu tertembak saat ajudan Buya Arrazy sedang melakukan sholat.


"Barusan ucapnya sempat dibawa ke rumah sakit," kata masyarakat yang lain.


Kronologi Putra Buya Arrazi Hasyim Tertembak


Putra Buya Arrazy yang wafat itu namanya Hushaim Shah Wali Arrazy (3). Dia wafat di rumah dengan cedera tembak pada bagian dagu.

"Cedera didagu dan disemayamkan di Tuban," ungkapkan Kapolres Tuban AKBP Darman saat di dalam rumah duka Palang.

Peristiwa itu berawal saat dai terkenal Buya Arrazy sedang ada di rumah mertuanya di Desa Palang Tuban. Saat di lokasi, pendiri Ribath Nouraniyah Hasyimiyah itu dijaga beberapa anggota Patwal dari Polri.

Tidak lama berlalu, anggota ajudan Buya Arrazy berinisial M menuaikan sholat dhuhur. Selanjutnya menyimpan senjatanya di lokasi yang aman.

"Saudara M sedang sholat. Selanjutnya, ia menyimpan senjatanya di lokasi yang aman," ungkapkan Kapolres Tuban.

Saat ditinggalkan sholat, senjata anggota ajudan itu dibikin mainan oleh kakak korban. Sampai pada akhirnya, senjata api itu meledak berkenaan putra ke-2 dari Buya Arrazy sampai wafat.

"Ini murni karena kecelakaan, tidak ada elemen kesengajaan. Selanjutnya kecelakaan itu diindikasi ada letusan senjata," terang AKBP Darman.

Atas peristiwa itu, anggota Polri sebagai ajudan individu sudah diminta info. Seterusnya, ia akan dilakukan tindakan di mana anggota itu bekerja.

"Kita telah bekerjasama untuk saudara M untuk dilakukan tindakan oleh unit di mana ia bekerja," ujarnya.


×
Berita Terbaru Update