Home
IKN
Mobil Terbang
Taksi Terbang
Taksi Terbang: Melayang di Udara Menuju Ibu Kota Nusantara

Taksi Terbang

Taksi Terbang
Ilustrasi: Taksi Terbang: Melayang di Udara Menuju Ibu Kota Nusantara

Taksi Terbang (comunitynews) - Di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang berkembang pesat, konsep taksi terbang (sky taxi) mulai diuji coba di Bandara Budioarto di Curug, Tangerang.

Uji coba pertama melibatkan taksi terbang dari China yang dapat menampung dua orang, kata Mohammed Ali Berawi, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN). Ali menjelaskan bahwa taksi terbang ini lebih efisien dan lebih murah. Untuk satu perjalanan, harganya sekitar Rp 750.000 dengan kecepatan 200 km/h.

Ali juga mengungkapkan rencana uji coba berikutnya dengan Hyundai, perusahaan Korea Selatan. Tahun ini, IKN akan melihat uji coba kendaraan autonom—juga dikenal sebagai kendaraan tanpa awak—selain taksi terbang.

Dimaksudkan untuk menjadi kota pintar yang tidak bergantung pada energi fosil, IKN menetapkan standar transportasi yang tinggi. Pilihan utama untuk transportasi ramah lingkungan adalah taksi terbang dan kendaraan listrik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan beberapa fasilitas yang akan meningkatkan kualitas IKN, dengan investasi sebesar Rp 45 triliun. Dalam pidatonya di acara groundbreaking Kompleks Bank Indonesia di IKN, Jokowi menyatakan bahwa akan segera dibangun lima hotel, empat rumah sakit, dan sekolah-sekolah berkualitas tinggi.

Untuk memenuhi kebutuhan warga IKN, pemerintah memprioritaskan berbagai fasilitas seperti rumah sakit dan sekolah. Pembangunan empat rumah sakit dan sekolah seperti Nusantara Intercultural School (NIS) akan membuat pindah ke IKN menjadi pilihan yang lebih menarik bagi masyarakat.

Jokowi juga menekankan bahwa infrastruktur seperti mal-mal besar, pusat pelatihan PSSI, dan lainnya mendapatkan dukungan dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sektor swasta menyumbang delapan puluh persen sisanya.

Sektor pendidikan menjadi perhatian utama saat groundbreaking tahap enam IKN, yang akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri. Investor swasta akan berpartisipasi pada tahap ini, menurut Agung Wicaksono, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN (OIKN).

Agung menyatakan bahwa swasta memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan IKN, terutama dalam sektor pendidikan. Meskipun investor swasta tidak hadir pada groundbreaking kelima Februari 2024, Agung menegaskan bahwa kehadiran mereka pada tahap keenam akan memberikan kontribusi yang signifikan.

IKN memasuki babak baru dalam perkembangan dan transformasinya dengan visi yang kuat dan investasi yang besar. Di Ibu Kota Nusantara, infrastruktur unggulan dan taksi terbang menciptakan lingkungan modern, efektif, dan ramah lingkungan.

Dikutip dari laman TRibun kaltim dari kompas

Blog authors