-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tragedi Rumah Roboh di Desa Mekar Kondang Akibat Hujan Deras

Sunday, March 3, 2024 | 10:00 AM WIB Last Updated 2024-03-03T03:00:14Z
iklan
Rumah Roboh: Nasib Pahit Pria Sebatang Kara di Desa Mekar Kondang
satu-satunya tempat tinggal seorang pria sebatang kara, roboh tak bersisa akibat derasnya curahan air dan hembusan angin.

Kab.Tangerang (comunitynews) - Hujan deras yang turun dengan begitu marak di Desa Mekar Kondang RT 004 RW 002, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menorehkan kisah kelam pada Jum'at (1/3/2024). Sebuah rumah, satu-satunya tempat tinggal seorang pria sebatang kara, roboh tak bersisa akibat derasnya curahan air dan hembusan angin.


Kepala Desa Mekar Kondang, Shofa Marwah, menyampaikan bahwa peristiwa tragis itu berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB. Hujan yang turun begitu deras dan angin kencang menjadi penyebab runtuhnya rumah yang terkonstruksi dari tiang kayu dan bilik bambu.


"Betul, rumah warga saya roboh semalam (1 Maret 2024) karena terhempas angin dan terkena guyuran hujan yang sangat deras," ujar Shofa Marwah ketika dihubungi dellik.id pada Sabtu (2/3/2024).


Shofa menambahkan, pemilik rumah yang juga korban, Pak Soanan berusia 50 tahun, tinggal sendirian. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri, namun tidak luput dari luka ringan di bagian punggungnya akibat reruntuhan atap bambu yang tiba-tiba roboh.


"Korban Pak Soanan, usia 50 tahun, tinggal sendiri di rumah itu. Alhamdulillah selamat, hanya luka sedikit di bagian punggungnya," tambahnya.


Desa Mekar Kondang saat ini tengah bergerak cepat, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan solusi atas musibah yang menimpa warganya. Shofa Marwah mengakui sebelumnya telah merencanakan pembangunan rumah baru untuk Pak Soanan, namun terkendala oleh status kepemilikan lahan.


"Jadi, korban hanya menempati rumah itu saja, karena lahannya sudah dijual oleh pemilik awalnya ke orang lain tapi bangunannya belum dibangun. Untuk sementara, korban mengungsi di Musholah, besok kita akan buatkan tenda," paparnya.


Peristiwa ini menciptakan kepedihan bagi Pak Soanan, seorang pria sebatang kara yang harus menghadapi kerasnya hujan dan angin bukan hanya sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai ujian hidup. Meskipun demikian, semangat untuk memberikan bantuan dan solusi dari masyarakat sekitar dan pemerintah setempat menjadi tanda harapan dalam menghadapi cobaan tak terduga ini.

×
Berita Terbaru Update