Home
hari ra Kartini
Lagu Ibu Kita Kartini
Lagu Ibu Kita Kartini: Mengenang Perjuangan Emansipasi Wanita

Lagu Ibu Kita Kartini

Lagu Ibu Kita Kartini

Lagu Ibu Kita Kartini (comunitynews) - Hari Kartini, yang diperingati setiap tanggal 21 April, adalah momen untuk merenungkan perjuangan dan dedikasi seorang pahlawan nasional Indonesia, Raden Adjeng Kartini. Salah satu ungkapan penghormatan kepada Kartini yang sangat dikenal adalah melalui lagu "Ibu Kita Kartini". Lagu ini mencerminkan semangat perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia, terutama hak atas pendidikan.

 Latar Belakang Ciptaan Lagu


Lagu "Ibu Kita Kartini" diciptakan oleh W.R. Supratman, seorang tokoh yang terinspirasi oleh semangat perjuangan kaum wanita Indonesia saat meliput Kongres Wanita Indonesia I di Yogyakarta pada 1928. Lagu ini pada awalnya berjudul "Raden Ajeng Kartini", tetapi kemudian diubah menjadi "Ibu Kita Kartini" untuk menghindari kesan feodal terhadap sosok Kartini.

 Makna dan Lirik Lagu


Lirik lagu "Ibu Kita Kartini" menyampaikan makna yang dalam tentang perjuangan dan cita-cita Kartini untuk kemajuan Indonesia, khususnya kaum perempuan. Dalam bait-baitnya, lagu ini mencerminkan keberanian Kartini dalam bermimpi untuk masa depan yang lebih baik bagi perempuan Indonesia. 

Di kuplet lagu ini, terdapat perubahan kata-kata dari aslinya. Contohnya, pada kuplet III baris pertama, "pendekar istri" diubah menjadi "pendekar putri" untuk memberikan gambaran tentang semangat juang kaum perempuan. Begitu pula, kata "cita-citanya" diubah menjadi "cintanya" untuk menekankan rasa kasih sayang Kartini pada bangsa Indonesia.

 Kesimpulan

Melalui lagu "Ibu Kita Kartini", kita dapat menggambarkan semangat dan perjuangan seorang Kartini dalam melawan diskriminasi terhadap kaum wanita di masanya. Lagu ini merupakan sebuah penghargaan yang abadi terhadap perjuangan emansipasi Kartini dan menjadi simbol kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Teruslah mengenang Kartini dan semangatnya untuk menciptakan masa depan yang lebih adil bagi semua.

Opini penulis yang dikutip berbagai sumber

Blog authors