Home
Cilegon
Kesenian
Kesenian Gembrung
Latihan Kesenian Gembrung di Purwakarta
Latihan Kesenian Gembrung di Purwakarta: Menjaga Warisan Budaya
Latihan Kesenian Gembrung di Purwakarta

Cilegon (Comunitynews) - Pada malam Minggu, 25 Mei 2024, Padepokan Bandrong Jaya menggelar latihan kesenian budaya Gembrung di halaman rumah Hamdan, yang terletak di lingkungan Kubanglampit, RT.01/RW.01, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pelaku kesenian dari berbagai keahlian.

Hamdan, perwakilan pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dalam memukul alat Gembrung secara bersama-sama, serta memberikan pelatihan untuk meningkatkan kekompakan dan kesiapan tampil di atas panggung. 

"Latihan ini sebagai penyemangat dan bentuk kesungguhan dari setiap personil untuk memperlihatkan kemampuan mereka, sehingga saat diperlukan tampil di atas panggung, mereka sudah siap," tegasnya.

Wasroni, salah satu anggota, mengungkapkan harapannya agar pemerintah memberikan perhatian dan bantuan, mengingat beberapa peralatan Gembrung mengalami kerusakan.

 "Kami mengalami kesulitan karena ada beberapa peralatan yang rusak, sehingga setiap latihan kami merasa kesulitan untuk menyesuaikan dengan alat yang lain," ujarnya.

Sairi menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mengasah kemampuan agar para anggota bisa kompak dan selaras dengan nada yang akan dipentaskan.

Hamdan berharap, di masa depan, kesiapan Padepokan Gembrung di Kubanglampit akan terus memajukan warisan kesenian ini. 

"Kami berharap dapat menyatukan kesenian budaya dan membantu pemerintah dalam melestarikan kesenian Gembrung dan pencak silat di Kota Cilegon untuk kemajuan kota," ujarnya. 

Dia juga menekankan bahwa kesenian ini bisa membantu mengurangi angka pengangguran, jika ada perhatian dan dukungan dari pemerintah atau pengusaha.

"Kesenian ini akan membantu mengurangi angka pengangguran jika ada perhatian dari pemerintah atau pengusaha yang mau memberikan dukungan dan bantuan dalam hal yang positif untuk generasi penerus," tutupnya.

Romli

Blog authors