BPNT

Ulah Oknum Pendamping kecamatan Legok Andi Kepada Ketua Kelompok Terkesan Intimidasi Jelas Tak Santun ,integritas dan Profesional

comunitynews
2:05 PM
0 Comments
Home
BPNT
Ulah Oknum Pendamping kecamatan Legok Andi Kepada Ketua Kelompok Terkesan Intimidasi Jelas Tak Santun ,integritas dan Profesional


Legok - Comunitynews - Dugaan penyimpangan pelaksanaan Program bantuan Pangan Nontunai (BPNT) kembali tercium di wilayah Kecamatan Legok Kabupaten Tangeran, Rabu , 17/02/2020


Indikasi dugaan penyimpangan tersebut berkat laporan sejumlah ketua kelompok program PKH- BPNT kepada salah LSM.


Menurutnya ketua kelompok inisial X  mengaku ketakutan saat mendapat penjelasan terkesan dipaksakan  mengatakan pada Penerima program PKH - BPNT menirukan penjelasan dari Ketua Kelompok mengatakan bahwa harus menyerahkan kartu KPM  kepada oknum Pendamping Terkesan di paksakan.


Awalnya beberapa ketua kelompok tidak menyerahkan kartu ATM ,karena kami yang tidak bisa menggunakan ATM, tapi karena dianggap bersalah dan diancam tak dapat BPNT lagi terpaksa kami serahkan juga kepada pendamping yaitu pak Andi, Ujar nya


Di sisi lain menurut ketua kelompok inisial X mengatakan Meski belum ada keterangan, apakah tindakan tersebut merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tapi tindakan tersebut sudah tidak layak sebagai pendamping di tambah lagi Dia mengumpulkan ATM dan mengesek ke agen diluar kecamatan legok, padahal di depan mata didekat desa itu ada KUBE yang biasa ketua kelompok gesek.



Namun apakah Ada tindakan tersebut dianggap sudah melanggar aturan mekanisme pencairan PKH - BPNT.


Rezi menjelaskan, dalam aturan seharusnya Ketua Kelompok beserta pendamping adalah mendampingi dan memberikan edukasi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait penggunaan dan pencairan dana Program Bantuan PKH -BPNT.


Diduga petugas bernama "Andi" sebagai  pendamping yang melakukan pengkondisian untuk kolektif itu tidak dibenarkan secara prosedur, karena tugasnya hanya mendampingin dan memberitahukan cara penggunaan kartu ATM tersebut,


Sementara sebelumnya di kutip Menteri Sosial beberapa pekan yang lalu menegaskan, pemerintah dan petugas pendamping memberikan penjelasan dan melaksanakan program sesuai mekanisme sehingga tujuan PKH - BPNT bisa tercapai secara maksimal. Pungkasnya.


Masih dalam proses klarifikasi, semua hasil investigasi ada di salah Seorang bernama REZI yang memiliki Bukti konkrit.


Blog authors