Home
Idul Adha
Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha
Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha: Menggapai Berkah Hari Raya Kurban

 Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha

Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha

Niat Puasa Tarwiyah Arafah Idul Adha -Pada bulan Dzulhijjah, umat Muslim disambut dengan momen yang penuh berkah dan keistimewaan, yaitu perayaan Idul Adha. Di antara rangkaian ibadah yang dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri menyambut Idul Adha, terdapat puasa Tarwiyah, Arafah, dan Idul Adha sendiri. Ketiga puasa ini memiliki niat dan keutamaan yang berbeda namun saling terkait, yang akan kita bahas dalam artikel ini.

1. Puasa Tarwiyah


Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, satu hari sebelum pelaksanaan puasa Arafah. Puasa ini merupakan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Niat puasa Tarwiyah adalah untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental dalam menyambut ibadah puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa. Dalam puasa Tarwiyah, umat Muslim dianjurkan untuk berpuasa sepanjang hari, menunjukkan kesungguhan dan kesiapan untuk melaksanakan ibadah yang akan datang.

2. Puasa Arafah


Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan menjadi salah satu ibadah yang amat dianjurkan. Pada hari ini, jutaan jamaah haji yang berada di Mina melakukan wukuf di Padang Arafah. Namun, bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, berpuasa pada hari ini memiliki keutamaan yang luar biasa. Niat puasa Arafah adalah sebagai wujud penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT, serta untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa yang telah lalu.

Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, "Aku berharap Allah akan menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang dengan puasa pada hari Arafah." Dalam hadis lainnya, beliau juga menyatakan bahwa puasa Arafah dapat menjadi kafarah (penebusan) untuk dosa-dosa dua tahun yang telah lalu.

3. Idul Adha


Setelah melaksanakan puasa Arafah, umat Muslim menyambut hari raya Idul Adha. Hari raya ini dirayakan sebagai peringatan atas kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim AS yang siap mengorbankan putranya, Ismail AS, atas perintah Allah SWT. Namun, sebagai pengganti, Allah mengirimkan domba yang akan dikorbankan sebagai tanda pengorbanan dan kepatuhan.

Pada Idul Adha, umat Muslim melaksanakan salat Id bersama, menyembelih hewan kurban, dan membagikan daging kepada yang membutuhkan. Tindakan ini melambangkan kepedulian sosial, berbagi rezeki, dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama Muslim.

Secara keseluruhan, puasa Tarwiyah, Arafah, dan perayaan Idul Adha adalah bagian penting dalam ibadah Muslim di bulan Dzulhijjah. Puasa Tarwiyah mempersiapkan jiwa dan raga kita, puasa Arafah menjadi momen untuk memohon ampunan dan mendapatkan berkah, sedangkan perayaan Idul Adha merupakan penghormatan terhadap peristiwa pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS. Melalui ketiga ibadah ini, kita dapat memperkuat iman, meningkatkan kesalehan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga melalui ibadah puasa Tarwiyah, Arafah, dan perayaan Idul Adha, kita dapat meraih berkah yang melimpah, pengampunan dosa, serta menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Sang Pencipta. Selamat menjalankan ibadah puasa Tarwiyah, Arafah, dan selamat merayakan Idul Adha. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Niat Puasa Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah):


أُصِيْمُ غَدًا تَطْوِيَةَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushīmu ghadan taṭwiyata 'arafata sunnatan lillāhi ta'ālā."

Artinya: "Aku berpuasa esok hari sebagai puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah):

أُصِيْمُ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushīmu 'arafata sunnatan lillāhi ta'ālā."

Artinya: "Aku berpuasa Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Harap diingat bahwa niat ini bisa dinyatakan dengan lisan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Arab. Niat tersebut bisa diucapkan di dalam hati atau dengan lisan pada awal waktu puasa sebelum terbit fajar.


Jadwal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah 2023


Tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada 20 Juni dan Hari Raya Idul Adha 1444 H jatuh pada hari Kamis, 29 Juni 2023. Baik puasa Tarwiyah maupun puasa Arafah dilakukan sebelum Idul Adha.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Oleh karena itu, tanggal 8 Dzulhijjah 1444 H akan jatuh pada hari Selasa, 27 Juni 2023. Sementara itu, puasa Arafah akan jatuh pada hari Rabu, 28 Juni 2023.

Puasa Tarwiyah, 8 Dzulhijjah 1444 H: Selasa, 27 Juni 2023

Puasa Arafah, 9 Dzulhijjah 1444 H: Rabu, 28 Juni 2023

Ini berarti kamu masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan keutamaan dari puasa Tarwiyah dan Arafah 2023. Jangan lupa untuk berniat sebelum melaksanakannya.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah


Melaksanakan puasa Tarwiyah di bulan Dzulhijjah adalah sunnah. Ini berarti tidak wajib untuk dilakukan, tetapi sangat dianjurkan karena pahala yang besar yang akan diperoleh bagi mereka yang melaksanakannya. Oleh karena itu, lebih baik untuk melaksanakan puasa Tarwiyah.

Puasa ini memiliki beberapa keutamaan yang luar biasa, salah satunya adalah menghapus dosa. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa puasa Tarwiyah memiliki keutamaan menghapus dosa selama satu tahun.

"Puasa pada hari Tarwiyah menghapus dosa selama setahun, dan puasa pada hari Arafah menghapus dosa selama dua tahun." (Diriwayatkan oleh Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar)

Hadis tentang keutamaan amal saleh di bulan Dzulhijjah juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Ibn Abbas melaporkan bahwa Nabi (shalallahu 'alaihi wa sallam) bersabda, "Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari ini," yang merujuk pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya, "Bukankah jihad di jalan Allah juga termasuk, wahai Rasulullah?" Rasul menjawab, "Tidak, kecuali bagi seseorang yang pergi dengan nyawanya dan hartanya, dan tidak kembali dengan apa pun." (Diriwayatkan oleh Bukhari)

Ikuti kami di Google News 

Blog authors