-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Apakah 1 Juni Hari Libur Nasional 2022

Monday, May 30, 2022 | 6:05 PM WIB Last Updated 2022-05-30T11:19:38Z
iklan
1 Juni Hari Libur Nasional
Apakah1Juni Hari Libur Nasional 2022 (liustrasi)


1 juni Hari Libur Nasional - Comunitynews - Hari Rabu (1/6/2022) sebagai tanggal merah dan diputuskan pemerintahan Indonesia sebagai Hari Libur Nasional.


Dikutip dari situs Badan Kepegawaian Negara pada Senin (30/5/2022), warga Indonesia mengingati Hari Lahirnya Pancasila tiap tanggal 1 Juni.


1 Juni diputuskan sebagai hari libur awal tahun 2016


Berdasar Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, pemerintahan Indonesia memutuskan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sekalian sebagai Hari Libur Nasional.


Maksudnya supaya pemerintahan, warga, dan semua elemen bangsa dapat mengingati Pancasila sebagai ideologi bangsa.


Adapun penentuan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan Hari Libur Nasional itu dikatakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Persisnya saat peringatan pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (1/6/2016).


"Karena itu, dengan mengucapkan sukur ke Allah dan bismillah, dengan keputusan presiden, tanggal 1 Juni diputuskan untuk diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila," kata Jokowi, Rabu.


Di tanggal itu, semua lembaga pemerintahan, baik di pusat, wilayah, atau perwakilan pemerintahan di luar negeri, dan BUMN/BUMD, disarankan untuk melangsungkan upacara bendera dalam mengingati Hari Lahir Pancasila.


Pancasila, lima landasan NKRI


Pancasila mengarah ke-5 pilar dasar sebagai dasar untuk berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), disampaikan oleh Kompas.com, Senin (31/5/2021).


Presiden Pertama Indonesia, Soekarno, mengatakan nama Pancasila saat menyampaikan pidato dalam serangkaian sidang Badan Penyelidik Beberapa usaha Penyiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), pada 1 Juni 1945.


Di saat itu, Soekarno mengulas lima ide yang hendak jadi dasar berdirinya negara Indonesia, yaitu berkebangsaan, internasionalisme, permusyawarakatan, kesejahteraan, dan ketuhanan.


Sesudah mengutarakan gagasan itu, Soekarno juga membahas masalah nama yang pas sebagai dasar negara.


Selanjutnya Soekarno memberikan nama dasar negara Indonesia bernama Pancasila, yang dikatakannya sesudah mendapatkan anjuran dari pakar bahasa.

×
Berita Terbaru Update