Home
gejala Hepatitis
Hepatitis
Kesehatan
Gejala Hepatitis Akut Kenali 13 Gejala Paling Banyak Dialami

 

Gejala Hepatitis akut Ilustrasi
Ilustrasi : Gejala Hepatitis Akut Kenali 13 Gejala Paling Banyak Dialami (sumber gambar Istock photo unsplash.com)


Gejala Hepatitis akut - comunitynews - Dunia tengah siaga. Dalam beberapa saat terakhir, banyak kasus hepatitis misteri yang serang anak-anak di penjuru dunia.


Mencuplik beragam sumber, terhitung sampai Minggu (22/5/2022), minimal ada 600 anak di 34 negara yang terkena kasus mendadak yang mengakibatkan bengkak hati, atau hepatitis akut yang tidak dikenali pemicunya oleh beberapa dokter.


Direktur Khusus Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Sulianto Saroso dr Muhammad Syahril, menguraikan gejala yang dirasakan beberapa pasien hepatitis akut.


Adapun beberapa gejala hepatitis akut berat yang banyak dirasakan pasien salah satunya:


  1. Demam
  2. Lenyap selera makan
  3. Muntah
  4. Mual
  5. Jaundice atau kuning
  6. Peralihan warna urine seperti teh
  7. Ngilu sisi perut
  8. Diare akut
  9. Malaise atau lethargy
  10. Arthralgia atau myalgia
  11. Napas sesak
  12. Peralihan warna feses jadi pucat
  13. Gatal


Dokter Syahril juga mengingati ke warga, terutamanya beberapa orang-tua supaya selalu memerhatikan bila ada gejala hepatitis akut misteri yang telah disebut sebelumnya.


"Keinginannya ke warga harus tetap siaga sesungguhnya KLB (peristiwa hebat/kejadian luar biasa ) ini sekarang ini berada di negara kita, kasusnya masih tetap sedikit," jelas Syahril.


"Penangkalan lebih bernilai dari penyembuhan, karena itu keinginannya semuanya orang tua yang punyai anak 16 tahun harus benar-benar siaga, perduli jika ada keluh kesah mual, muntah, atau diare, ini gejala awalnya janganlah sampai berat," tambahnya.


Bila gejala itu bersambung, mata dan semua badan anak dapat beralih menjadi kuning. Pada tingkatan selanjutnya, gejala yang kemungkinan muncul ialah anak dapat alami kejang, atau kesadaran turun.


Ia juga menyorot beberapa kasus anak yang wafat karena hepatitis akut, karena ketertinggalan ditunjuk ke rumah sakit. Hingga, jika gejala hepatitis akut itu ada selekasnya membawa anak ke sarana servis kesehatan paling dekat saat sebelum telat di-check.


Berikut sejumlah gejala hepatitis akut yang terbanyak dirasakan di Indonesia secara lengkap:


  • demam (78 persen);
  • pengurangan selera makan (78 persen);
  • muntah (71 persen);
  • peralihan warna urine menjadi pekat (50 persen);
  • sakit di perut (50 persen);
  • diare akut (42,9 persen);
  • kecapekan atau malaise (35,7 persen);
  • myalgia atau ngilu otot (28,6 persen);
  • napas sesak (28,6 persen);
  • warna feses pucat (21,4 persen);
  • gatal (7,1 %).


Data di atas berlainan dengan gejala hepatitis akut yang diketemukan di Inggris dan global. Secara global, penyakit kuning jadi gejala yang terbanyak dirasakan sejumlah 71,2 %. Diikuti dengan muntah (62,7 persen), warna feses pucat (50 persen), kecapekan (50 persen), diare akut (44,9 persen), dan yang lain.


Berlainan dengan di Indonesia, gejala demam secara global malah cuma sejumlah 30,5 %.


Sampai sekarang ini, pemicu hepatitis akut belumlah diketahui tentu. "Tidak ada bakteri patogen yang detil. Dan di luar negeri juga belum mengatakan bakteri apa yang menjadi pemicu," kata Syahril.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah umumkan jika menyebarnya kasus hepatitis misteri ini sebagai Peristiwa Luar Biasa (KLB).


Di Indonesia, dari keseluruhan kasus sekitar 14 kasus, sekitar 13 salah satunya dipastikan pending dan satu kasus dipastikan probable.


Awalnya, Kemenkes menulis ada sekitar 18 kasus dugaan hepatitis akut. Tiga pasien salah satunya wafat saat jalani perawatan di RSCM, dengan 2 kasus dengan status probable dan satu kasus dikeluarkan dari daftar karena terverifikasi DBD.

Blog authors