-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Candaan Ocehan Miras Minuman Rosulullah Sule dan rekanya dilaporkan Dugaan Penistaan Agama

Thursday, November 24, 2022 | 1:51 PM WIB Last Updated 2022-11-24T06:51:03Z
iklan

 

Candaan Ocehan Miras Minuman Rosulullah Sule dan rekanya dilaporkan Dugaan Penistaan Agama
Ilustrasi: Candaan Ocehan Miras Minuman Rosulullah Sule dan rekanya dilaporkan Dugaan Penistaan Agama 

Miras minuman Rosulullah dari ocehan Pelawak terkenal, Entis Sutisna alias Sule Cs diadukan ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Metro Jaya, atas kasus dugaan penistaan agama, pada Rabu 23 November 2022.


Perwakilan AMPERA (Aliansi Masyarakat Pencinta Rasulullah), Syahrul Rizal sudah memberikan laporan eks suami Nathalie Holscher bersama 2 orang yang lain yaitu Budi Setiawan Garda Pandawa atau Budi Dalton, dan Sasongko Wijanarko alias Saswi.


"Memberikan laporan peristiwa yang menyentuh umat agama, dan memiliki potensi menimbulkan keonaran," kata Syahrul Rizal sesudah membuat laporan polisi di SPKT Polda Metro Jaya.


Kuasa hukum Syahrul Rizal, Muhammad Mualimin, menerangkan jika laporan ini dipacu dari perkataan Budi Dalton di salah satunya podcast YouTube. Ia mengatakan bila istilah Miras disimpulkan dengan Minuman Rasulullah.


"Jika Sule dan Mang Saswi turut tergelak dan seakan tidak ada yang keliru. Jika memang dia tidak menikmati ocehan yang condong mengejek, mengapa ia tidak protes? Mengapa ia justru turut ketawa?" kata Mualimin.


Di lain sisi, faksi pelapor akui belum mengetahui video permintaan maaf yang pernah dibuat Budi Dalton saat sebelum membuat laporan itu. Tetapi sesudah mengetahui permintaan maaf itu, mereka memandang belum juga dilakukan lewat cara yang tepat.


"Sejauh yang kami ketahui, belum ada. Kemarin, jika tidak salah, ia hanya mengupload status temannya, dan itu bukan dia. Itu tidak ada berasa bersalah," tutur Syahrul.


Sudah diketahui, Sule, Mang Saswi dan Budi Dalton disampaikan atas kasus dugaan penistaan agama dan UU ITE. Laporan ini dibuat dengan seorang namanya Syarhrul Rizal yang akui sebagai perwakilan AMPERA. Laporan itu sudah tercatat dalam nomor kasus LP/B5984/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA.

×
Berita Terbaru Update