-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dianiaya Pengeroyokan Status Mahasiswa Bandar Lampung Alami Luka Serius

Monday, September 9, 2019 | 11:15 PM WIB Last Updated 2019-09-09T16:15:38Z
iklan
Dianiaya pengeroyokan Sama-sama Mahasiswa di Bandar Lampung, Sheva Alami Cedera Tusuk

Dianiaya Pengeroyokan Status Mahasiswa Bandar Lampung Alami Luka Serius
Sumber gambar pixabay.com hanya ilustri


Comunitynews.com- BANDAR LAMPUNG - Dikarenakan miskomunikasi, mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dianiaya empat aktor yang berstatus mahasiswa.


Dalam insiden ini, Sheva Aldianto (18), mahasiswa D4 Peternakan Politeknik Negeri Lampung, masyarakat Desa Mekar, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, alami cedera tusukan di perut sisi kiri.


Ke empat aktor telah ditangkap polisi tidak lama sesudah insiden.


Momen ini berlangsung di Jalan Soekarno-Hatta depan Asrama Haji, Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu, 8 September.


Dari info yang dikumpulkan, Sheva waktu itu sedang bersama dengan I Made Krisnanda (18), masyarakat Way Kanan.


Kedua-duanya berjumpa Nico Armando (18), mahasiswa Polinela, masyarakat Pakuan Ratu, Way Kanan.


Sheva serta Nico sudah sempat berseteru karena salah pengertian di muka Asrama Haji.


Nico juga ajak kedua-duanya untuk pergi dari sana.


Tetapi, keinginan itu tidak diterima


Selang beberapa saat, datanglah tiga rekanan Nico ke tempat.


Mereka langsung mengeroyok Sheva serta Krisnanda.


Mengakibatkan, Krisnanda alami cedera lebam.

Sedang Sheva alami cedera tusukan di perut sisi kiri.


Ke empat aktor langsung diamankan tidak lama sesudah insiden.


Tidak hanya Nico Armando, tiga aktor yang lain ialah M Indra Pratama (22), mahasiswa FISIP Unila, masyarakat Jayabaya; Novriansyah Guntama (19), mahasiswa FISIP Unila, masyarakat Pakuan Ratu, Way Kanan; serta Hari Sanjaya (18), mahasiswa Polinela, masyarakat Pakuan Ratu, Way Kanan.


Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi waktu di konfirmasi membetulkan terdapatnya insiden ini.


"Iya benar keempatnya telah ditangkap," katanya, Senin, 9 September 2019.


Disinggung latar penting tindakan penganiayaan ini, Rosef belum dapat memberi info dengan detil karena aktor masih  dalam proses.


"Masih dalam proses pengecekan atau pemeriksaan" pungkasnya.




Sumber lengkapnya di sini https://lampung.tribunnews.com/amp/2019/09/09/dianiaya-sesama-mahasiswa-di-bandar-lampung-sheva-mengalami-luka-tusuk?page=2
×
Berita Terbaru Update