Home
Mutilasi
mutilasi Inhil
Riau
viral anak kecil dibanting orang gila
Seorang Ayah Tega Mutilasi Inhil Pada Anak Wanitanya
Seorang Ayah Tega Mutilasi Inhil Pada Anak Wanitanya
Seorang Ayah Tega Mutilasi Inhil Pada Anak Wanitanya


Mutilasi Inhil - Comunitynews - Riau - Khalayak dihebohkan oleh beberapa foto dan video trending, yang merekam tindakan bengis seorang ayah pada anak wanitanya.


Si ayah membunuh dan memutilasi anak wanitanya yang berumur tujuh tahun.


Tidak itu saja, secara bengis, si ayah menenteng organ hati si anak dan ditenteng sejauh jalan.


Terakhir dijumpai, kejadian itu terjadi di Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir atau Inhil.


Sama seperti yang disaksikan SuaraSumbar.id di account Instagram @andreli_48, terlihat beberapa video dan foto yang merekam kejadian menyedihkan itu.


"Terjadi pembunuhan di kota tembilahan Riau, seorang bapak membunuh anak ny sendiri dipotong jadi bagian-bagian," begitu catat account itu sebagai info photo.


Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan lewat Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Amru Abdullah mengaku ada peristiwa itu.


"Betul, ada peristiwa itu," kata Amru.


Amru menjelaskan, aktor kuat diperhitungkan ialah orang dengan gangguan mental atau ODGJ.


Ia menjelaskan, aktor modern telah ditangkap oleh aparatur kepolisian.


Tetapi, saat sebelum dicheck, aktor sedang diikutkan dalam test mental.


"Aktornya lelaki. Akan kami pengamatan dahulu mentalnya," kata Amru.


Tenteng organ anaknya


Kapolsek Tembilahan Hilir, Iptu Ricky Marzuki mengutarakan petugas mendapatkan laporan dari warga ada seorang pria yang mengamuk di jalanan.


Awalnya, pria itu terlihat jalan sekalian menenteng diperhitungkan organ pada tubuh korban berbentuk hati.


Dia sekalian berteriak-teriak "ini kan yang kalian ingin, ini yang kalian ingin" kata aktor.


"Jadi ngamuknya ia itu megang parang, berdiri di tepi jalan, lalu ia jam mobil orang.


Ada mobil yang sampai pecah juga.


Bisa laporan itu, kita langsung ke TKP," ucapnya.


Saat petugas tiba, kelihatan aktor masih menggenggam parang.


Petugas berusaha merayunya, rupanya aktor tidak ingin.



"Kita usahakan terus merayu tetapi tidak dapat.


Justru sampai 2x kita terserang . Maka karena ada semacam itu saya meminta anggota mundur semua, saya panggil faksi keluarganya.


Pada akhirnya tiba abangnya yang paling tua, pada akhirnya ia ingin. Sesudah parang terlepas, baru kita amankan," sebut Kapolsek.


Selanjutnya, saat status tangannya terborgol, aktor jalan ke arah tempat tinggalnya. Dia lalu pergi ke belakang rumah.


Aktor ambil bingkisan.


Terlihat ada potongan kepala korban.


Aktor memberikannya ke polisi.


Disana, petugas meneruskan penelusuran pada potongan badan korban yang lain.


Penelusuran sampai dilaksanakan ke tepi sungai.


"Sesudah kita mencari, baru kita dapatkan sisi bawah badan anaknya dari perut ke kaki.


Kita mencari kembali, bisa isi perutnya, ada jantungnya, ususnya. Kita mencari kembali, bisa lengannya samping kiri.



Tetapi karena air pasang, kita tidak dapat mencari lagi. Sesudah sore ingin Maghrib, air kering. Disana kita peroleh lengannya samping kembali dan tubuhnya samping kembali," urainya.


Berdasar hasil autopsi korban, kematian disebabkan karena tebasan di bagian leher.


Kapolsek menjelaskan, aktor sekarang ditangkap di sel rumah sakit umum di tempat.


Aktor dijumpai masih mengamuk.


Dijelaskan Iptu Ricky, awalnya saat pagi hari, aktor sempat cari udang.


Potongan badan diketemukan


Kapolsek Tembilahan Hilir, Iptu Ricky Marzuki mengutarakan aktor sempat menantang saat akan diamankan.


"Kita usahakan terus merayu tetapi tidak dapat. Justru sampai 2x kita terserang . Maka karena ada semacam itu saya meminta anggota mundur semua, saya panggil faksi keluarganya.


Pada akhirnya tiba abangnya yang paling tua, pada akhirnya ia ingin. Sesudah parang terlepas, baru kita amankan," sebut Kapolsek.


Selanjutnya, saat status tangannya terborgol, aktor jalan ke arah tempat tinggalnya.



Dia lalu pergi ke belakang rumah.


Aktor ambil bingkisan.


Terlihat ada potongan kepala korban. Aktor memberikannya ke polisi.


Disana, petugas meneruskan penelusuran pada potongan badan korban yang lain.


Penelusuran sampai dilaksanakan ke tepi sungai.


"Sesudah kita mencari, baru kita dapatkan sisi bawah badan anaknya dari perut ke kaki. Kita mencari kembali, bisa isi perutnya, ada jantungnya, ususnya. Kita mencari kembali, bisa lengannya samping kiri.


Tetapi karena air pasang, kita tidak dapat mencari kembali. Sesudah sore ingin Maghrib, air kering. Di sana kita peroleh lengannya samping kembali dan tubuhnya samping kembali," urainya.


Berdasar hasil autopsi korban, kematian disebabkan karena tebasan pada bagian leher.


Kapolsek menjelaskan, aktor sekarang ditangkap di sel rumah sakit umum di tempat. Aktor dijumpai masih mengamuk.


Korban sempat pinjam hijab


F dijumpai sempat pinjam hijab saat sebelum meninggal mengenaskan di tangah ayahnya.


F pinjam hijab anak Ketua RT 03 Hasby (41). Hasby akui sempat berjumpa korban.


"Sekitaran jam 10 pagi barusan. Kata korban bapaknya geram jika tidak berhijab. Sesudah itulah membeli nasi selanjutnya korban tidak terlihat kembali, jadi diprediksi peristiwa ini siang karena ia mengamuk jam 13.30 Wib," terangnya.

Blog authors