-->

Notification

×

Iklan

iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penyebab Kematian Keluarga Kalideres Menurut Ahli Forensik

Sunday, December 11, 2022 | 12:42 PM WIB Last Updated 2022-12-11T05:42:48Z
iklan
Penyebab Kematian Keluarga Kalideres Menurut Ahli Forensik
Ilustrasi: Penyebab Kematian Keluarga Kalideres Menurut Ahli Forensik



Penyebab kematian keluarga kalideres - comunitynews - Team forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Bhayangkara mengatakan satu keluarga yang dengan anggota 4 orang yang wafat di rumah di Kalideres, Jakarta Barat, wafat karena sakit.


"Secara jelas dan percaya kami bisa pastikan penyebab kematian Bapak Rudiyanto ialah penyakit pada saluran cerna dan Ibu Reni ialah kelainan pada payudara," kata dr. Asri M Pralebda Pakar Forensik Rumah Sakit Bhayangkara di Jakarta, Jumat (12/9/2022).


Ia mengatakan penyebab kematian 2 orang yang lain yaitu Budiyanto dan Dian, disebabkan karena penyakit.


"Karena kematian yang jelas Pak Budiyanto ialah penyakit serangan jantung yang baru atau kronis, karena kematian Ibu Dian ialah masalah pernafasan yang disertai penyakit pernafasan," kata Asri seperti disampaikan Diambil dari berbagai sumber.


Asri mengatakan jika pengecekan ke ke-4 mayat mengatakan tidak ada pertanda kekerasan.


Di kesempatan yang serupa, dr. Ade Firmansyah Sugiharto Kepala Instalasi Forensik RSCM mengatakan hasil otopsi pada ke-4 mayat mendapati ada petunjuk penyebab kematian 4 orang itu.


"Sesudah kita melakukan pemeriksaan luar dalam, kita kerjakan pemeriksaan penunjang dan pada akhirnya pemeriksaan histopatologi forensik, dan kami bersyukur jika ternyata masih ada petunjuk berkaitan kelainan pada organ ke arah ke penyebab kematian," tutur Ade.


Atas dasar hasil pemeriksaan forensik itu dan hasil penyelidikan oleh petugas kepolisian di lapangan, penyidik Polda Metro Jaya mengatakan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa itu.


Faksi kepolisian seterusnya akan hentikan proses penyidikan dalam kasus itu.


"Di depan kasus ini akan kami stop penyidikannya," kata Kombes Pol Hengki Haryadi Direktur Reserse Kriminil Umum Polda Metro Jaya.


Penemuan kematiannya satu keluarga pada kondisi terkunci di rumah itu, bermula saat ketua RT di tempat menghirup bau busuk dari di rumah korban pada Kamis (11/10/2022) sekitaran jam 18.00 WIB.


Ketua RT selanjutnya langsung melapor ke Polsek Kalideres berkaitan penemuan berbau busuk itu. Bersama polisi, ketua RT pada akhirnya menggedor masuk ke rumah itu.


Saat pintu khusus dibuka, petugas merasakan empat mayat di tiga ruang berlainan, yaitu ruangan tamu, kamar tengah, dan ruangan belakang.


Polisi langsung lakukan pengecekan disekitaran lokasi. Kemudian, ke-4 korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati (Jakarta Timur) untuk proses autopsi.


Polda Metro Jaya memperjelas, analitis awalnya penyidik berkaitan satu keluarga yang diketemukan meninggal di Kalideres, bukan disebabkan karena kelaparan.


Penyidik Polda Metro Jaya memutus sangkaan yang menyebutkan kematian satu keluarga itu ialah karena tindakan pencurian.


Sangkaan pencurian dapat diputus sesudah team penyidik mendapati ada bukti digital komunikasi dari salah satunya yang tinggal di rumah untuk jual beberapa barang dari rumah itu.


Faksi kepolisian sudah mencari dan mintai info pada pihak konsumen barang itu dan atas dasar info dan penemuan penyidik, karena itu sangkaan pencurian dapat diputus.

Pengecekan pada 3 orang saksi berkaitan kasus itu mengutarakan bukti jika ada anggota keluarga itu yang sudah wafat semenjak Mei 2022, tetapi tidak disampaikan.

Secara keseluruhan, team penyidik sudah mengecek 28 orang saksi yang ke arah ke pengungkapan kasus itu.
×
Berita Terbaru Update